Kemunculan kembali Virus Marburg

Belum selesai pergulatan dunia dengan Covid 19, WHO kini kembali memberikan kabar dan peringatan tidak mengenakkan dari dunia kesehatan. Hal ini terkait dengan kemunculan kembali Virus Marburg yang tidak kalah berbahayanya dengan Covid.

Fakta penting mengenai kemunculan kembali Virus Marburg

Virus Marburg merupakan salah satu jenis virus yang masuk dalam kategori Virus Ebola. Akan tetapi karena virus ini pertama kali ditemukan di beberapa negara salah satunya adalah Marburg, maka virus ini kemudian diberi nama Virus Marburg.

Virus ini merupakan virus yang sangat menakutkan. Bahkan bisa lebih menakutkan dibandingkan dengan Covid 19. Apa yang membuat virus ini begitu mengancam? Ini dia ulasannya.

Ditularkan dengan sangat mudah

Sesungguhnya Virus Marburg merupakan sebuah virus yang ditularkan dari kelelawar ke manusia. Proses penularan dari kelelawar ke manusia ini juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Seseorang yang masuk ke gua yang didiami oleh kelelawar dengan jenis Rousettus dalam waktu yang cukup lama mendapatkan virus ini.

Setelah virus ini masuk ke tubuh manusia, penularan virus ini dari satu manusia ke manusia lain akan menjadi lebih mudah. Biasanya penularannya bisa terjadi melalui kontak daerah, kontak cairan penderita, dan melalui permukaan benda yang mengandung virus ini.

Masa inkubasi sangat singkat

Salah satu alasan lain mengapa virus menjadi Virus Marburg ini menjadi sangat berbahaya adalah karena virus ini memiliki masa inkubasi yang sangat cepat. Virus Marburg akan menunjukkan gejalanya setelah 3 hari pasca terinfeksi. Dalam waktu tiga hari ini, gejala yang dimunculkan akan sangat ringan. Gejala bisa berupa rasa tidak nyaman pada tubuh, rasa pusing, merasa linglung dan rasa lemas yang berlebihan.

Gejala ini akan makin memburuk hingga 15 hari. Fase terburuk akan terjadi pada hari ke-8 dan ke-9 di mana penderita akan mengalami pendarahan dalam besar dan syok sehingga menyebabkan penderita virus ini akan mengalami kekurangan darah dan akhirnya meninggal.

Memiliki risiko kematian yang tinggi

Hal lain yang menyebabkan infeksi Virus Marburg menjadi sangat berbahaya adalah karena risiko kematian yang cukup tinggi. Virus Marburg sesungguhnya bukan merupakan virus yang baru. Virus ini muncul di tahun 1967 ini di beberapa negara dan menyebabkan terjadinya pandemi pada masa tersebut.

Meskipun sudah muncul cukup lama, akan tetapi virus ini belum memiliki obat yang dapat membantu menyembuhkannya secara tuntas. Seperti penyakit demam berdarah, virus hanya bisa ditangani dengan beberapa obat-obatan untuk mengurangi dan meringankan gejala. Hal inilah yang menyebabkan virus ini menjadi sangat berbahaya.

Dengan kondisi keberadaan virus tanpa obat ini risiko kematian yang disebabkan oleh virus ini mencapai 88%. Artinya seseorang yang mengalami infeksi virus ini hanya akan memiliki kesempatan hidup 12% saja.

Sulit dibedakan dengan penyakit lainnya

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Virus Marburg memiliki gejala yang mirip dengan virus demam berdarah. Salah satunya yaitu menyebabkan pendarahan di bagian organ tubuh dalam. Selain itu, kemiripan lain dari virus ini dengan virus demam berdarah adalah gejala seperti demam biasa di awal infeksi.

Selain mirip dengan virus yang menyebabkan demam berdarah dengue, virus ini juga mirip dengan virus-virus penyebab penyakit lain seperti layaknya demam tifoid, malaria dan bahkan meningitis. Inilah yang menyebabkan virus ini menjadi makin berbahaya, yaitu karena sulitnya pendeteksian virus sehingga pengobatan tidak bisa dilakukan secara maksimal.

Akan tetapi, saat ini sudah ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan virus ini. Salah satu contohnya adalah dengan memberikan tes antigen dan juga RT PCR.

Saat ini, ada cukup banyak penyakit berbahaya yang didahului oleh demam. Hal ini disebabkan karena demam bisa menjadi salah satu tanda bahwa tubuh sedang kemasukan virus atau mikroorganisme patogen lainnya.

Oleh karena itu ketika Anda mengalami demam, akan lebih baik jika Anda langsung beristirahat, minum lebih banyak air dan jika bisa langsung mengunjungi dokter apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Akan tetapi di era ini, kasus demam masih besar dan lebih identik dengan penanganan Covid 19. Mari kita berdoa supaya kemunculan kembali Virus Marburg tidak menyebabkan pandemi seperti yang terjadi pada Covid 19.

Jadi pastikan kita tetap mematuhi protokol kesehatan seperti Link Alternatif Slot Online meski sudah mendapatkan vaksinasi. Pasalnya protokol kesehatan tidak hanya akan melindungi kita dari Covid 19 tetapi juga dari penyakit berbahaya lain seperti penyakit yang disebabkan karena Virus Marburg ini.

Baca Juga : Tetap Berpenghasilan Selama Pandemi Covid 19 Dengan Peluang Usaha Rumahan