Penjelasan Tentang Obat Dexamethasone

YorksundaynewsDexamethasone merupakan obat anti radang yang digunakan pada berbagai jenis kondisi peradangan, seperti timbulnya reaksi alergi, penyakit autoimun, hiingga radang sendi. Selain itu, obat ini jug bisa dikombinasikan dengan obat lain untuk menangani multiple myeloma.

Obat anti radang ini merupakan obat kortikosteroid yang bekerja denngan cara menghambat pengeluaran zat kimia tertentu yang ada di dalam tubuh (pemicu peradangan). Obat ini juga memiliki efek imunosupresan atau penekan sistem kekebalan tubuh.

Apa Itu Dexamethasone?

·         Golongan

Obat resep.

·         Kategori

Obat kortikosteroid.

·         Manfaat

Menangani berbagai kondisi peradangan, reaksi alergi, penyakit autoimun, multiple myeloma, dan menangani COVID-19 dengan gejala berat.

·         Pengguna

Dewasa dan anak-anak

·         Kategori C Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan bisa melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Obat iinn dapat terserap ke ASI. Jadi, bila kamu Situs Slot sedang menyusui, maka jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

·         Bentuk Obat

Tabalet, sirup, salep mata, tetes mata, dan suntik.

Dosis dan Aturan Pakai

Dosis dari obat anti radang yang diberikan oleh dokter akan ditentukan sesuai dengan bentuk dari sediaan obatnya, tujuan penggunaan obat, dan usia dari pengguna obat. Secara umum, dosis pada obat ini adalah sebagai berikut.

Bentuk Obat: Tablet, Sirup (Oral)

  • Kondisi: peradangan dan penyakin autoimun.

Dewasa: Dosis awal 0,5 mg hingga 9 mg per hari dengan beberapa kali pemberian. Dosis maksimalnya adalah 1,5 mg per hari.

Anak-anak: dosis awal adalah 0,02 mg/kgBB hingga 0,3 mg/kgBB per harinya yang diminum dalam 3 sampai 4 kali konsumsi. Dosis ini akan disesuaikan kembali dengan tingkat keparahan dan respon pasien.

  • Kondisi: multiple sclerosis.

Dewasa: dosis awal 30 mg per hari selama 1 minggu, dan dilanjutkan dengan dosis 4 sampai 12 mg per hari selama 1 bulan.

  • Kondisi: tes penyaring (skrining) untuk sindrom cushing.

Dewasa: 2 mg pada jam 11 malam, diikuti dengan tes darah pada jam 8 pagi di keesokan harinya.

  • Kondisi: multiple myeloma.

Dewasa: 20 sampai 40 mg sekali sehari.

Bentuk Obat: Tetes mata.

  • Kondisi: radang mata.

Dewasa: 1 tetes sebanyak 4 sampai 6 kali per hari.

Untuk dosis pemberian obat anti radang dalam bentuk injeksi atau suntikan akan ditentukan langsung oleh dokter. Pemberian injeksi ini akan dimasukkan ke dalam pembuluh darah. Khusus untuk radang sendi, obat ini dapat disuntikkan langsung ke bagian sendinya.

Efek Samping

Ada beberapa efek samping dari penggunaan obat anti radang yang bisa dialami oleh para penggunanya, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Sakit perut.
  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Nafsu makan meningkat.
  • Sulit tidur.
  • Perubahn siklus menstruasi.
  • Munculnya jerawat.

Konsultasikan dengan dokter jika ada efek samping yang sudah disebutkan tida segera mereda dan justru semakin memburuk. Selain itu, kamu juga harus segera pergi ke dokter jika meglami reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius, seperti:

  • Luka yang sulit sembuh, atau kulit mudah memar.
  • Nyeri atau kram pada otot, tulang, dan sendi.
  • Bengkak pada bagian tungkai, berat badan naik, hingga penumpukan lemat di area punggung.
  • Nyeri pada bagian mata, pandangan menjadi kabur.
  • Perubahan suasana hati, gelisah, atau depresi.
  • Rendahnya kadar kalium dalam darah yang bisa ditandai dengan gejala kram pada kaki, sembelit, mati rasa, dada berdebar, atau meningkatnya rasa haus.
  • Perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Penyakit infeksi berupa sakit tenggorokan atau demam yang tidak kunjung mereda.

Inilah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang obat anti radang, dexamethasone. Semoga penjelasan ini bermanfaat untukmu, ya!