Bolehkah bayi minum Obat paracetamol

Yorksundaynews – Paracetamol adalah jenis obat penurun panas yang sering digunakan untuk mengatasi demam baik untuk orang dewasa ataupun anak-anak. Paracetamol merupakan obat bebas dan siapa saja dapat membelinya, namun bolehkah bayi minum paracetamol untuk meredakan demam. Yuk simak artikel ini agar kamu menemukan jawabnya.

Mengenal jenis paracetamol

Sebagai obat darurat persediaan paracetamol dirumah tidak perlu terlalu banyak namun perlu ada. Persediaan paracetamol dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Jenis paracetamol bermacam-macam, ada paracetamol dalam bentuk tablet, sirup, cairan infus, bahkan ada juga paracetamol yang dapat di masukan melalui saluran ekskresi untuk mempermudah penggunaanya.

Kasus pengecualian diperbolehkanya bayi minum paracetamol

Meskipun paracetamol dapat dikonsusmsi oleh bayi mulai usia lebih dari 1 bulan, namun pada kasus tertentu bayi tidak boleh mengonsumsi paracetamol. Jika bayi kamu pernah mengalami masalah hati atau ginjal, sedang mengonsusmsi obat epilepsi, TBC, dan warfarin, maka jangan berikan paracetamol. Pemberian paracetamol pada kasus tersebut dapat mengakibatkan kontra indikasi bagi penderitanya, apalagi jika penderitanya masih bayi.

Pemberian paracetamaol pada bayi

Jika kamu sebagai orangtua sering bertanya-tanya “bolehkah bayi minum paracetamol?”, jawabanya, tentu saja boleh jika bayi kamu membutuhkanya. Paracetamol adalah oabt untuk meredakan gejala demam dan nyeri pada berbagai jenis penyakit. Pada pasien bayi, dapat digunakan jika bayi kamu mengalami demam dan suhu mencapai >38.5°C namun kamu juga harus memperhatikan Situs Slot hal berikut sebelum memberikan paracetamol pada bayi.

Perhatikan hal ini sebelum memberi anak paracetamol

  1. Waktu penggunaan paracetamol

Bayi diperbolehkan minum paracetamol jika panas bayi berapda pada suhu >38.5°C. Pada suhu tersebut bayi kamu sudah mengalami demam dan kondisinya tidak nyaman. Bayi diperbolehkan minum paracetamol untuk meredakan demam.

  • Dosis dan interval pemberian paracetamol

Paracetamaol dapat dikonsumsi dari bayi hingga orang dewasa, namun dosis yang diberikan harus disesuaikan dengan usia dan berat badan, oleh karena itu baca kembali dosis pemberian sebelum diberikan kepada bayi kamu. Untuk bayi berusia diatas 1 bulan – 12 tahun dapat diberikan paracetamol dalam bentuk sirup yang mudah untuk diminum. Pemberian paracetamol dapat dilakukan 3 sampai dengan 4 kali dalam sehari.

  • Jika dimuntahkan, Berikan Lagi Paracetamol

Jika sikecil meludahkan obat, tenangkan dia terlebih dahulu, kemudian berikan lagi paracetamolnya. Namun jika paracetamol sudah ditelan kemudian dimuntahkan, tunggu 6 jam untuk kemudian diberikan kembali pada sikecil.

  • Jangan memberikan paracetamol saat perut kosong.

Paracetamol dapat memberikan efek samping pada saluran pencernaan. Untuk menghindari efek samping tersebut hindari memberikan paracetamol saat perut kosong, pastikan perut bayi terisi terlebih dahulu boleh dengan susu atau makanan jika bayi sudah boleh makan.

  • Memiliki efek samping Gangguan Fungsi Hati

Meskipun paracetamol dinilai optimal dalam menurunkan demam, namun paracetamol memiliki efek samping terkait gangguan fungsi hati. Hal ini dapat terjadi jika penggunaan paracetamol melebihi dosis yang ditetapkan. Oleh karena itu penting sekali memperhatikan dosis obat apapun sebelum meberikanya pada sikecil, dan jaga tubuhnya agar selalu terhidrasi.

Itulah jawaban dan penjelasan yang tepat untuk pertanyaanmu terkait “bolehkah bayi minum paracetamol?” artikel ini memberikan cara yang tepat dalam penggunaan paracetamol pada bayi yang mengalami demam. Bila kamu masih ragu dengan dosis yang akan kamu berikan kepada bayi kamu hubungilah dokter anak untuk memberikan resep yang sudah ditakar secara pas agar aman dan dapat dikonsumsi oleh bayi kamu.