Perbedaan Dari Karies Dan Karang Gigi

Yorksundaynews – Tidak peduli tua atau muda semua orang perlu menyikat gigi. Bila perlu Anda juga menggunakan benang gigi untuk memastikan gigi benar-benar bebas dari sisa makanan. Orang yang tidak menyikat gigi sehari 2 kali rentan mengalami karies dan karang gigi. Anda perlu Judi Slot memahami beda karies dan karang gigi.

Kedua penyakit pada gigi ini memang punya ciri-ciri yang mirip. Namun tetap saja beda dari segi kedokteran gigi. Langsung saja ketahui perbedaannya dengan melihat ulasan berikut.

Beda Karies dan Karang Gigi

Karang gigi juga sering disebut sebagai plak gigi. Plak sering menempel dan masih bisa Anda bersihkan dengan sikat gigi yang rutin. Hanya saja pembersihan yang tidak segera bisa membuat karang benar-benar menempel erat pada gigi dan susah untuk dibersihkan. Pada tahapan ini, Anda hanya akan bisa membersihkan pakai scaling.

Secara umum plak merupakan kumpulan bakteri, sisa makanan, dan kotoran. Plak awalnya akan memiliki warna putih kekuningan. Namun akan berubah menjadi kuning pekat sampai ke abu-abuan bila tidak segera dihilangkan. Sebagian besar plak akan terbentuk pada garis gusi dan bertekstur kasar menurut Hello Sehat.

Sedangkan karies gigi menurut Klik Dokter dianggap sebagai penyakit kronis yang menyerang gigi. Kerusakan yang ditimbulkan cukup lama dan orang yang mengalami sering kali tidak sadar. Karies yang ringan akan berwarna putih, cokelat, dan yang terparah berwarna hitam menurut Klik Dokter.

Perubahan warna gigi akibat karies lebih disebabkan karena pengikisan enamel sebagai lapisan terluar gigi. Pengikisan terjadi bertahap dan gigi terus digerogoti akan semakin tipis mencapai lapisan tengah dan akar gigi pada akhirnya.

Karies bisa muncul ketika seseorang doyan makan manis. Selain itu orang tersebut jarang sekali menyikat gigi sampai bersih. Membersihkan gigi sendiri ada cara spesifik untuk membuat sisa makanan benar-benar terlepas dari gigi dan dibuang ketika kumur.

Makanan manis mengandung gula akan diubah oleh bakteri dalam mulut menjadi asam. Pengubahan menjadi asam inilah yang merusak gigi secara bertahap. Timbunan asam yang tidak segera dibersihkan dapat mengubah warna gigi menjadi putih, kuning, cokelat, dan hitam.

Pengikisan pada lapisan dentin juga berdampak pada gigi sensitif.  Orang dengan gigi tersebut akan sering merasakan ngilu ketika harus makan-makanan yang panas atau dingin. Apabila tidak segera ditangani maka akan berubah menjadi sakit gigi yang tidak tertahankan.

Cara Menjaga Kesehatan Gigi

Ada banyak cara menjaga kesehatan gigi yang bisa diterapkan. Menyikat gigi dengan menggunakan sikat dan pasta gigi. Membersihkan gigi dengan menggunakan sikat akan membantu untuk mengangkat sisa kotoran makanan dari gigi. Sedangkan pasta gigi dapat berfungsi untuk memperkuat gigi dan mencegah gigi berlubang.

Pasta gigi juga bisa berfungsi untuk membunuh bakteri yang ada dalam mulut. Sikat gigi juga perlu diganti tiap 4 bulan. Cara selanjutnya yang bisa Anda terapkan untuk membuat gigi semakin bersih adalah menggunakan benang gigi. Sela-sela gigi sering kali tidak bisa dijangkau oleh bulu sikat gigi. Namun benang gigi akan mampu membersihkan sela-sela yang sangat sempit.

Sayang pengguna harus berhati-hati agar tidak membuat gusi berdarah. Berdasarkan website Listerine, orang yang merokok dapat berujung pada gangguan gigi dan mulut. Apabila ingin gigi sehat selalu usahakan menghindari merokok. Hal terakhir yang bisa Anda Mpo88 terapkan untuk membersihkan gigi adalah berkumur pakai mouthwash.

Usahakan untuk menjalankan seluruh langkah tadi secara rutin. Orang yang mampu melakukannya akan punya gigi yang super sehat. Jangan lupa untuk periksa ke dokter gigi dengan rutin 6 bulan sekali.