Berikut Manfaat Dari Obat Inerson

Yorksundaynews – Ketika sedang mengalami gatal-gatal dan yang sejenisnya, banyak orang yang mencari obat Inerson untuk mengatasinya. Namun, hal tersebut mungkin kurang dibenarkan Situs Slot jika kamu belum membaca manfaat obat inerson, efek samping, dosis, dan juga beberapa hal yang harus diperhatikan ketika ingin menggunakannya.

Pasalnya, memang ada beberapa hal yang harus diketahui terlebih dahulu agar tidak sembarangan menggunakan obat. Nah, jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut tentang Inerson, berikut ini penjelasan lengkap mengenainya.

Apa Itu Inerson?

Inerson merupakan obat yang biasanya digunakan untuk mengobati berbagai macam tipe eksim, psoriasis yang peka pada kortikosteroid, dan juga dermatitis. Di dalam Inerson, terkandung desoximetasone yang merupakan obat dan termasuk golongan kortikosteroid.

Desoximetasone merupakan obat kortikosteroid topikal yang berfungsi untuk anti-inflamasi, anti-ekskudatif, anti-alergi, anti proliferasi, serta anti pruritus pada dermatosis yang peka pada kortikosteroid. Kortikosteroid topikal, tidak bisa digunakan sebagai bat penyakit kulit yang penyebabnya infeksi.

Obat ini bisa digunakan dengan metode lain, misalnya dengan menggunakan emolien tidak efektif.

Mengenal Inerson

Sebelum mengetahui manfaat obat Inerson, ada baiknya mengetahui sedkit tentang obat ini terlebih dahulu. Informasi secara lengkapnya yakni sebagai berikut:

  • Pabrik: Interbat
  • Golongan: harus dengan resep/anjuran dokter.
  • Kemasan: Tube 15 gram cream
  • Kandungan: desoximetasone 0,25%.

Manfaat Obat Inerson

Setelah mengetahui sedikit tentang obat inerson, sekarang baru kamu bisa mengetahui manfaatnya. Jadi, kegunaan dari Inerson adalah sebagai anti-alergi, anti-inflamasi, anti proliferasi, anti ekskudatif, dan juga anti pruritus pada dermatosis yang memang peka pada kortikosteroid.

Misalnya saja, dermatitis kontak, penyakit eksim, gatal lantaran gigitan serangga, dan juga eksim skabies yang dikombinasikan dengan obat anti-skabies.

Kontradiksi

Ada beberapa kontradiksi yang harus kamu perhatikan sebelum menggunakan obat Inerson ini. Harap dicermati baik-baik:

  • Jangan sampai digunakan oleh pasien yang mempunyai riwayat hipersensitif terhadap desoximetasone maupun obat kortikosteroid yang lain.
  • Bukan digunakan untuk mengobati luka yang terjadi pada kulit lantaran infeksi jamur, virus, ataupun bakteri.
  • Tidak boleh digunakan untuk mengobati kulit yang merupakan reaksi dari TBC, vaksinasi, cacar, sifilis, jerawat rosacea, akne vulgaris, dan juga perioral dermatitis.

Efek Samping Inerson

Ada juga beberapa efek samping yang mungkin dirasakan oleh siapa saja yang menggunakan Inerson. Beberapa efek samping tersebut di antaranya yakni:

  • Ketika digunakan untuk jangka panjang, Inerson bisa menyebabkan striae, atrofi, sensai kulit terbakar, telangiectasias, iritasi, rasa gatal, kulit kering, folikulitis, dermatitis perioral, jerawat, hipopigmentasi, miliaria, dermatitis kontak alergi, dan infeksi sekunder.
  • Pada beberapa orang yang peka, terkadang obat ini bisa menyebabkan reaksi hipersensitif.

Dosis Inerson

Biasanya, dosis pemakaian obat Inerson akan diberikan oleh dokter yang menyarakankan resep. Harap gunakan dosis Inerson yang diberikan agar sesuai dengan yang dibutuhkan. Namun pada umumnya, dosis yang digunakan yakni:

  • Mengoleskan secara tipis dua kali sehari.
  • Pengobatan yang dilakukan tidak boleh lebih dari empat minggu.
  • Tidak digunakan pada areal tubuh luas atau lebih dari 10% luas area tubuh.
  • Sebaiknya tidak ditutup atau diperban. Tapi jika petugas medis mengarahkan, maka tidak masalah.

Perhatian

Selain beberapa hal di atas, ada juga beberapa hal yang harus kamu perhatikan ketika menggunakan obat Inerson. Hal ini harus diperkatikan agar kamu tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan:

  • Tidak digunakan pada dekat area mata atau pada area mata.
  • Area kulit yang dioleskan Inerson, lebih baik tidak ditutupi perban lantaran bisa meningkatkan penyerapan ke dalam darah. Hal tersebut bisa saja menyebabkan efek samping sistemik.
  • Belum diketahui apakah kortikosteroid topikal bisa dieksresi lewat ASI. Tapi karena ada potensi yang cukup berbahaya yang mungkin saja timbul pada bayi, ada baiknya penggunaan terhadap ibu hamil dilakukan dengan sangat hati-hati.
  • Penyerapan ke dalam darah lebih besar terjadi pada anak berusia < 6 tahun, penggunaan pada area kulit yang cukup luas, penggunaan jangka panjang, dan juga ketika menggunakan pakaian ketat di area kulit yang sedang diobati. Pada situasi tersebut, kortikosteroid bisa menyebabkan efek samping sistemik besar.

Itulah serangkaian informasi mengenai manfaat obat Inerson hingga apa saja hal yang harus diperhatikan ketika menggunakannya. Namun, obat ini Mpo88 memang tidak bisa digunakan sembarangan. Sebaiknya, minta saran dokter atau resep dari dokter jika ingin menggunakan Inerson. Semoga informasi ini membantu.