Langkah Pertolong Pertama Pada Gigi Evulsi

Langkah Pertolong Pertama Pada Gigi Evulsi

Yorksundaynews – Permasalahan kesehatan mulut dan gigi sangat kompleks. Ada satu saja sisi gigi atau jaringan disekelilingnya yang memiliki masalah pasti Judi Slot berpengaruh untuk kesatuan jaringan yang lain atau peranan normal pengunyahan, berbicara, dan seni.

Salah satunya permasalahan kesehatan gigi yang bisa jadi terjadi ialah trauma pada gigi. Trauma pada gigi yang kerap kita dengar yakni plak atau gigi berlubang. Tetapi, ada juga trauma pada gigi yang lain, yakni gigi avulsi.

1. Apakah itu gigi avulsi?
Gigi avulsi atau dental avulsion ialah keadaan saat gigi lepas dari socketnya atau tempat gigi itu semestinya ada. Avulsi gigi berlainan dengan fraktur gigi. Avulsi gigi terjadi saat gigi sepenuhnya terlepas dari socketnya, dan fraktur gigi atau awalnya mengenalinya sebagai gigi patah dapat tersisa sisi gigi pada socketnya.

Berdasar laporan dalam jurnal Dental Traumatology, kebiasaan gigi tetap yang avulsi ialah sebesar 0,5 % sampai 16 % dari kasus trauma gigi, dan condong rendah dibandingkan beberapa kasus trauma gigi yang lain. Namun, gigi avulsi bisa jadi muncul karena erat berkaitan dengan kegiatan setiap hari dan harus dipahami pengatasannya supaya gigi tetap masih tetap dapat dipertahankan.

2. Pemicu gigi avulsi
Gigi avulsi dapat disebabkan karena beragam hal, seperti jatuh, kecelakaan, terpukul, atau cidera saat olahraga. Peristiwa-kejadian itu bisa mengakibatkan lepasnya gigi karena ada style yang berarti diterima oleh gigi, hingga jaringan simpatisan gigi tidak sanggup untuk meredam gigi.

Jaringan simpatisan gigi, khususnya ligamen periodontal, berperan sebagai penyambung atau pengikat di antara gigi dan tulang alveolar (socket) yang melingkari gigi. Pada style yang normal seperti saat kunyah makanan, ligamen periodontal akan bekerja sebagai bantalan yang menahan style. Sementara pada keadaan seperti jatuh atau terpukul, saat style yang diterima gigi besar sekali, ini membuat ligamen periodontal tidak kuat untuk meredam gigi dan terjadi gigi avulsi.

Lepasnya gigi semakin lebih gampang terjadi saat sejak awalnya saat sebelum trauma, ligamen periodontal sudah alami kerusakan sama dalam keadaan periodontitis.

3. Akibatnya karena gigi avulsi
Karena khusus dari gigi avulsi ialah pendarahan. Pendarahan harus selekasnya disetop supaya volume darah pada tubuh tidak menyusut mencolok dan terbebas dari infeksi. Pendarahan bisa disetop dengan menggigit kapas atau kain yang bersih.

Disamping itu, karena yang lain yang bisa juga terjadi ialah ngilu. Seperti cedera secara umum, gigi yang terlepas mengakibatkan ngilu perlu diobati sama sesuai resep dokter.

Dalam periode panjang, saat gigi yang lenyap tidak ditukar, karena itu ini bisa mengakibatkan masalah pengunyahan dan cedera pada mukosa atau jaringan lunak pada wilayah gigi yang lenyap.

Disamping itu, kehilangan gigi dapat mengusik penyuaraan kata dan seni, khususnya pada gigi anterior. Berikut keutamaan pengatasan atau bantuan pertama supaya gigi dapat terpasang kembali ke socketnya.

4. Bantuan pertama gigi avulsi
Pengatasan atau bantuan pertama untuk gigi agar terpasang kembali ke socketnya yakni yakinkan untuk menggenggam gigi pada mahkota, tidak boleh sisi akarnya, supaya beberapa sel ligamen periodontal selalu terlindungi.

Selanjutnya, gigi dipendam pada larutan media penyimpanan. Larutan yang dipakai sebagai media penyimpanan sebagai larutan yang bisa jaga dan perlambat kematian sel ligamen periodontal pada akar gigi.

Media penyimpanan gigi yang bisa dipakai diantaranya larutan isotonik, saline (NaCl fisiologis), air liur, dan yang tersering dipakai yakni susu. Sesudah gigi diletakkan dalam media penyimpanan, selekasnya datangi sarana kesehatan gigi paling dekat agar dilaksanakan replantasi gigi.

5. Penyembuhan gigi avulsi
Perlakuan yang hendak dilaksanakan oleh dokter gigi dalam tangani gigi avulsi ialah replantasi gigi. Replantasi gigi ialah proses klinis untuk memasangkan kembali gigi pada socketnya.

Replantasi yang bagus dilaksanakan saat sebelum 30 menit dan tingkat kesuksesan akan bertambah saat gigi diletakkan di media penyimpanan saat berlangsungnya gigi avulsi.

Dokter gigi akan lakukan pembersihan pada gigi lebih dahulu dan diteruskan dengan memasangkan gigi pada socketnya. Sesudah gigi dipasang, maka dilaksanakan proses splinting, yakni imobilisasi gigi dengan mengikat gigi dengan gigi sampingnya. Dokter gigi akan memberi agenda kontrol untuk selalu mengawasi hasil replantasi yang sudah dilaksanakan.

Trauma pada gigi, terhitung gigi avulsi, tidak bisa diperhitungkan kapan bisa terjadi. Oleh karena itu, penting untuk tahu bantuan pertama dan pengatasan Mpo88 yang perlu dilaksanakan supaya gigi bisa dapat terpasang kembali dan dipertahankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.